Thursday, September 29, 2011

Wacana Ilmiah

Adalah karya tulis yang disusun oleh seorang penulis berdasarkan hasil-hasil penelitian ilmiah yang telah dilakukannya. adapun pengertian lain tentang wacana ilmiah dimana dikatakan bahwa wacana ilmiah adalah laporan tertulis dan dipublikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

Contoh wacana ilmiah adalah makalah, artikel, laporan praktikum, skripsi, tesis, dan disertasi.



Salah satu contoh wacana ilmiah :

WINDOWS XP

Windows XP adalah jajaran sistem operasi berbasis grafis yang dibuat oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, yang mencakup komputer rumah dan desktop bisnis, laptop, dan pusat media (Media Center). Nama "XP" adalah kependekan dari "Experience". Windows XP merupakan penerus Windows 2000 Professional dan Windows Me, dan merupakan versi sistem operasi Windows pertama yang berorientasi konsumen yang dibangun di atas kernel dan arsitektur Windows NT. Windows XP pertama kali dirilis pada 25 Oktober 2001, dan lebih dari 400 juta salinan instalasi digunakan pada Januari 2006, menurut perkiraan seorang analis IDC. Windows XP digantikan oleh Windows Vista, yang dirilis untuk pengguna volume license pada 8 November 2006, dan di seluruh dunia untuk masyarakat umum pada tanggal 30 Januari 2007. Banyak Original Equipment Manufacturer (OEM) dan juga penjual ritel menghentikan produksi perangkat dengan Windows XP pada tanggal 30 Juni 2008. Microsoft sendiri terus menjual Windows XP melalui Custom-built PC (OEM kecil yang menjual komputer rakitan) sampai dengan 31 Januari 2009. Windows XP mungkin akan tetap tersedia bagi para pengguna korporasi dengan volume licensing, sebagai sarana downgrade untuk komputer-komputer yang belum siap menjalankan sistem operasi baru, Windows Vista Business Edition atau Ultimate Edition atau Windows 7 Professional.
Windows XP tersedia dalam berbagai macam edisi. Edisi yang paling umum dari sistem operasi Windows XP adalah Windows XP Home Edition, yang ditargetkan untuk pengguna rumahan, dan juga Windows XP Professional, yang menawarkan fitur-fitur tambahan seperti dukungan untuk domain Windows Server dan dua prosesor fisik, dan ditargetkan di pasar power user, bisnis dan perusahaan klien. Sementara itu, Windows XP Media Center Edition memiliki fitur multimedia tambahan yang menawarkan kemampuan untuk merekam dan menonton acara TV, melihat film DVD, dan mendengarkan musik. Ada lagi Windows XP Tablet PC Edition didesain khusus untuk platform PC Tablet, yakni sebuah komputer pribadi yang menggunakan stylus. Windows XP akhirnya dirilis untuk dua arsitektur tambahan selain tentunya Intel i386, yang disebut dengan Windows XP 64-bit Edition untuk prosesor berarsitektur IA-64 (Itanium) dan Windows XP Professional x64 Edition untuk prosesor berarsitektur x86-64. Ada juga Windows XP Embedded, sebuah versi Windows XP Professional yang dikurangi segala fiturnya di sana sini untuk pasar tertentu, dan Windows XP Starter Edition yang dijual di beberapa negara berkembang. Pada pertengahan 2009, sebuah pabrik pertama mengungkapkan bahwa mereka memiliki sebuah telepon selular berbasis sistem operasi Windows XP.

Sumber  :  http://generasikertasmaya.blogspot.com/2010/11/pengertian-wacana-ilmiah-karya-ilmiah.html
                 http://id.wikipedia.org/wiki/Windows_XP
Nama : Astria Rahmania
NPM : 10109709
Kelas : 3KA19

Wednesday, September 28, 2011

Fungsi bahasa sebagai alat komunikasi

Sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan saluran perumusan maksud kita, melahirkan perasaan kita dan memungkinkan kita menciptakan kerja sama dengan sesama warga. Ia mengatur berbagai macam aktivitas kemasyarakatan, merencanakan dan mengarahkan masa depan kita.
Pada saat kita menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi, kita sudah memiliki tujuan tertentu. Kita ingin dipahami oleh orang lain. Kita ingin menyampaikan gagasan dan pemikiran yang dapat diterima oleh orang lain. Kita ingin membuat orang lain yakin terhadap pandangan kita. Kita ingin mempengaruhi orang lain. Lebih jauh lagi, kita ingin orang lain membeli atau menanggapi hasil pemikiran kita.
Misalnya, Ikan pada zaman dahulu mempunyai arti lauk. Zaman sekarang apabila ada seseorang yang bertanya “makan siang ini dengan ikan apa?”, orang lain akan menjawab “siang ini tidak ada ikan. Hanya ada sayur bayam.” Bagi orang yang tidak tau arti Ikan disini, ia mengira bahwa itu adalah jenis-jenis ikan untuk dimakan. Padahal ikan disini artinya lauk, dengan kata lain “Makan siang ini dengan lauk apa?”. Ikan merupakan kalimat yang sudah jarang dipakai untuk menyampaikan maksud bahwa itu adalah lauk. Jadi, kata yang lebih umum atau yang banyak digunakan  adalah Lauk. Bukan ikan.

Sebagai alat komunikasi, bahasa merupakan saluran perumusan maksud kita, melahirkan perasaan kita dan memungkinkan kita menciptakan kerja sama dengan sesama warga. Ia mengatur berbagai macam aktivitas kemasyarakatan, merencanakan dan mengarahkan masa depan kita.
Pada saat kita menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi, kita sudah memiliki tujuan tertentu. Kita ingin dipahami oleh orang lain. Kita ingin menyampaikan gagasan dan pemikiran yang dapat diterima oleh orang lain. Kita ingin membuat orang lain yakin terhadap pandangan kita. Kita ingin mempengaruhi orang lain. Lebih jauh lagi, kita ingin orang lain membeli atau menanggapi hasil pemikiran kita.
Misalnya, Ikan pada zaman dahulu mempunyai arti lauk. Zaman sekarang apabila ada seseorang yang bertanya “makan siang ini dengan ikan apa?”, orang lain akan menjawab “siang ini tidak ada ikan. Hanya ada sayur bayam.” Bagi orang yang tidak tau arti Ikan disini, ia mengira bahwa itu adalah jenis-jenis ikan untuk dimakan. Padahal ikan disini artinya lauk, dengan kata lain “Makan siang ini dengan lauk apa?”. Ikan merupakan kalimat yang sudah jarang dipakai untuk menyampaikan maksud bahwa itu adalah lauk. Jadi, kata yang lebih umum atau yang banyak digunakan  adalah Lauk. Bukan ikan.

Nama        : Astria Rahmania
NPM         : 10109709
Kelas         : 3KA19




Contoh menggunakan Bahasa Indonesia secara baik dan benar

Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar” dapat diartikan pemakaian ragam bahasa yang serasi dengan sasarannya dan di samping itu mengikuti kaidah bahasa yang betul. Ungkapan “bahasa Indonesia yang baik dan benar” mengacu ke ragam bahasa yang sekaligus memenuhi persyaratan kebaikan dan kebenaran. Bahasa yang diucapkan adalah bahasa yang baku.
Contoh bahasa baku dalam kehidupan sehari-hari :
~ Apakah kamu sudah makan siang?
~ Kamu tidak boleh pulang larut malam.
~ Apa saja yang akan kamu lakukan siang ini?
~ Dialog seorang Dosen dengan seorang mahasiswa :
Dosen              : Apakah kamu sudah mengerjakan tugas Bahasa Indonesia yang saya beri pada dua minggu yang lalu ?
            Mahasiswa      : Sudah saya kerjakan, Pak.
            Dosen              : Kumpulkan di akhir perkuliahan hari ini.
            Mahasiswa      : Baik, Pak.

Nama     : Astria Rahmania
NPM      : 10109709
Kelas      : 3KA19